Proses penataan kawasan Tugu pada pekan ini sudah memasuki progres hingga 36 persen. Hasil penataan nantinya akan berbalut estetika karena kelak tidak ada lagi kabel melintang di atas yang mengganggu pemandangan.

Konsep pembangunan pun memadukan aspek sumbu filosofis dan cagar budaya. Sesuai kontrak, ditargetkan pada 19 Desember 2020 pekerjaan penataan yang dibiayai dari Dana Keistimewaan Pemda DIY tersebut sudah bisa diselesaikan. Dengan begitu, saat memasuki tahun baru wisatawan yang datang di Kota Yogya pun akan disambut dengan wajah baru kawasan Tugu.

“Penataan di kawasan Tugu itu sejalan dengan revitalisasi trotoar di Jalan Jenderal Sudirman dari Jembatan Gondolayu ke barat. Tetapi itu dikerjakan oleh dua rekanan yang berbeda karena waktu pekerjaan hanya seratus hari,” urai Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogya Umi Aksanti, Senin (2/11).

Khusus untuk revitalisasi trotoar di Jalan Jenderal Sudirman, merupakan kelanjutan proyek tahun sebelumnya yakni dari simpang Gramedia ke barat hingga Jembatan Gondolayu. Trotoar dirombak menjadi lebih nyaman bagi pejalan kaki serta penyandang disabilitas dengan dilengkapistreet furniture. Sedangkan penataan kawasan Tugu, tidak sebatas memindahkan kabel fiber optik dan kabel listrik ke dalam tanah atau sistem ducting, melainkan juga menata pelatarannya. Jenis batu yang digunakan serta polanya juga akan berbeda dengan kondisi sebelumnya.

“Batu yang digunakan ialah jenis andesit. Ketebalannya juga berbeda. Kalau yang sekarang ini kan empat centimeter tebalnya, ternyata banyak yang patah. Sekarang kami ganti dengan ketebalan sepuluh centimeter. Harapannya akan lebih kokoh,” imbuh Umi.

Sementara pola pelatarannya tidak lagi kotak-kotak melainkan dibuat melingkar layaknya yang ada di Titik Nol Kilometer. Proses penataan pelataran Tugu sudah mulai dilakukan di sisi selatan dan akan dilanjutkan di sisi barat serta utara.

Terkait rencana pemindahan kabel melintang, menurut Umi pihak PLN selaku pemilik kabel listrik sebenarnya sudah siap. Hanya, pihak rekanan masih perlu memindah box Area Traffic Control System (ATCS) milik Dinas Perhubungan DIY yang berada di sisi utara atau depan Kebon Ndalem Coffee & Eatery.

Sumber: KR Jogja